Sunday, May 09, 2010

Mengasah Kreatifitas Lewat Kamar Tidur

Ruang penuh warna. Karpet jadi menu utama. Padu padan biru dan jingga memberi kesan ceria.

Kamar tidur anak tidak dapat dilepaskan dari unsur warna dan keceriaan. Selayaknya anak-anak dikenalkan pada aneka ragam warna sejak dini.

Karpet biru sebagai penutup lantai memancar kesan kelembutan. Berbahan wol katun, karpet tebal menjadikan anak dapat bermain lebih santai dan aman di lantai.

Cukup banyak jenis karpet yang dapat dipilih sebagai pelapis lantai kamar anak. Di antaranya, karpet yang terbuat dari polyester, nilon, akrilik dan wol.

Pada kamar anak ini, ketiadaan ranjang memang disengaja oleh pemilik rumah. Sifat anak dan keinginan untuk menimbulkan kesan lapang jadi alasannya.

Untuk itu pula, alas tidur dibuat berwarna senada dengan warna karpet.
Furnitur lainnya pun disesuaikan. Kursi jingga di sudut ruangan ditempatkan berjajar dengan televisi.

Kursi ini berbentuk telapak tangan menengadah. Sengaja dipilih untuk mengasah kreatifitas anak mulai dari warna dan bentuk. (whery/Fot:Richard)

Wallcover Cantik untuk Dinding

Wallcover menjadi material finishing alternatif untuk dinding. Hadir dengan beragam motif dan warna, wallcover juga praktis dalam pemasangan dan perawatan.

Wallcover menjadi alternatif elemen dekorasi dinding ruangan. Bentuknya lembaran mirip kertas namun mampu mengubah tampilan ruangan dalam sekejap.
Wallcover memiliki tingkat konsistensi warna dan motif yang stabil hingga suasana ruang dapat menjadi berubah total. Suasananya bisa dramatis, intim, hangat, formal, maupun santai, sesuai kehendak penghuni.

Dikenal juga dengan sebutan wallpaper, wallcover dulunya terbuat dari kertas. Seiring perkembangan teknologi, material wallcover pun menjadi beragam. Tidak hanya dari kertas, tetapi juga ada yang terbuat dari vinyl, kain, plastik, bahkan jerami. Tiap bahan memiliki spesifikasi yang berbeda, dan diperuntukan untuk berbagai kondisi dinding.

Dalam hal ukuran wallcover hadir dalam ukuran standar 50x1.3m; 30x0.9m; 10x0.7m; dan 10x0.5m. Motifnya pun terus berkembang. Desain-desainnya banyak yang dikembangkan oleh ahli wallcover dari Eropa dan Cina. (whery/Fot:Tri)

Pasang Wallcover Harus Pinter

Wallcover standar terbuat dari kertas yang mudah sobek. Meski ada bahan lain yang ditawarkan tetap saja pemasangan wallcover perlu ketelitian agar hasilnya rapi dan presisi.

Langkah pemasangan wallcover teragi menjadi beberapa bagian, yaitu:

  • Siapkan lem khusus wallcover dengan air bersih. Campur 125 gram lem khusus wallcover dengan 4 liter air dingin. Campuran ini cukup untuk memasang 7-8 rol wallcover ukuran standar.
  • Ukur luas permukaan. Buatlah garis memanjang vertikal. Gunakan tali berbandul agar garis benar-benar lurus.
  • Potong wallcover sedikit lebih panjang dari tinggi dinding. Misalnya, untuk dinding tinggi 3m, potonglah wallcover sepanjang 3.1m. Ketika memotong, perhatikan motifnya.
  • Letakkan potongan wallcover terbalik di atas lantai. Sapukan cairan lem ke bagian belakangnya. Bubuhkan lem lebih banyak pada bagian pinggir. Sebelum memasang, sapukan lem ke dinding yang hendak ditutup.
  • Pasang wallcover mulai dari dinding bagian atas. Ratakan permukaannya dengan mika. Gosokkan dari atas ke bawah sehingga air sisa terbuang.
  • Dengan cara yang sama, pasang setiap potongan wallcover hingga menutupi dinding yang akan dilapisi. Sekali lagi, perhatikan motif (jika ada) untuk memperoleh detail hasil sambungan yang presisi. (whery/Fot:Tri)

Karpet, Perawatan Baik Tampilan Tetap Apik

Karpet jadi solusi bagi penghuni yang menginginkan kelembutan pada permukaan lantai.

Ada banyak pilihan jenis karpet. Bahan karpet mulai dari wool, polyester, bahkan ada nilon dan akrilik. Masing-masing juga punya tingkat ketebalan beragam.

Ambil contoh, karpet polyester sistetis punya tebal 5-6mm. Jenis wol sistetis rata-rata memiliki tebal 9mm, dan 7cm untuk karpet berbahan wol katun.

Karpet sendiri sebetulnya memiliki karakter unik. Makanya, karpet butuh perhatian khusus saat pemasangan, pemeliharaan, dan pembongkaran. Untuk itu da beberaoa hal yang perlu diperhatikan:
  • Sebelum memasang karpet, ukur ruangan secara tepat. Hal ini dimaksudkan agar karpet yang dibeli pas, tidak berlebih ataupun kurang. Jika lebih tak terlalu masalah sebetulnya. Namun yang menjadi masalah ketika ukuran karpet kurang dari luas ruang yang ingin ditutupinya. Jika kurang tentu akan ada proses penambahan, dan ini menjadikan lantai karpet kurang sedap dipandang.
  • Bersihkan karpet dengan vacum cleaner dua kali seminggu. Karpet yang kotor akan mempengaruhi kualitas udara dan ruangan.
  • Cegah hewan peliharaan, anjing, kucing ataupun hewan lain, masuk ke dalam ruanga beralas karpet. Bulu hewan yang menempel pada karpet akan mempengaruhi higienitas.
  • Alangkah baiknya pencucian karpet diserahkan pada binatu khusus karpet.
  • Bersihkan karpet jika tertumpah makanan atau minuman dengan shampo atau sejenisnya sesegera mungkin. (whery/Fot: Richard)

Lantai oh Lantai


Layaknya bumi tempat kita berpijak, lantai layaknya media berpijak kita di dalam rumah.

Pemilihan material lantai tidak harus berarti mengkompromikan semua kemauan. Pilihan yang tepat datang dari aspek fungsi, kenyamanan, dan keindahan.

Tempat pemasangan dan sifat dasar setiap material lantai juga wajib jadi perhatian.
Untuk lantai yang berada di area kering, kita lebih bebas memilih jenis material lantainya.

Jika lantai diperuntukkan sebagai media basah, contoh dapur atau kamar mandi, pilihlah pelapis lantai yang kedap air agar permukaannya tidak mudah aus oleh gerusan air atau sabun. Jenis yang seperti apa, bisa disesuaikan dengan keinginan.


Untuk bedroom, lantai yang dipilih sebaiknya yang lembut, seperti kayu atau pelapis lantai macam karpet.

Satu lagi, jika ruang luar, pilihan pelapis lantai yang permukannya agak kasar dan tahan lama. Hal ini dimaksud agar lantai tak licin ketika terguyur air hujan. (whery/Fot Richard)

Keramik Masih Menjadi Primadona

Banyak orang memilih keramik sebagai material lantai. Jenis, ukuran, dan beragam harga serta kualitas menjadikan keramik sebagai primadona.

Saat ini keramik tidak hanya putih polos dengan ukuran 30x30cm. Seiring perkembangnya, produk keramik pun ikut berwarna.

Keramik banyak menawarkan sesuatu yang baru. Ada yang permukaannya mirip dengan kayu, lengkap dengan tekstur dan ukuran yang memanjang. Ada pula yang menawarkan tekstur mirip bambu, granit bahkan sampai yang nyaris sama dengan batu candi. Selain itu, kini juga hadir motif random (acak); motif pada tiap piece berbeda satu sama lain dan acak.

Pilihan akan keramik didasarkan atas durabilitasnya. Pemilihan untuk dapur dan kamar mandi, serta untuk ruang lain ditiap sudut rumah jelas berbeda.

Keramik berbeda dengan bahan penutup lantai lain, contoh "tegel" yang berpori besar. Dia jusru berpori kecil sehingga tidak menyerap air. Bercak yang timbul dari rembesan air "tegel" atau ubin tidak akan terjadi pada keramik. Bahkan keramik dengan kualitas tinggi, tahan terhadap gesekan, tekanan, dan noda.

Satu hal lain dari keramik yang menjadi pilihan utama calon pemilik rumah, yaitu mudah dalam hal pemasangan dan perawatan. Dengan hanya menyapu, mengepel, dan kalau perlu disikat. Selain dua keunggulan tadi, keramik juga tahan api dan rayap. Dengan perbagai keunggulan yang tersaji pantaslah keramik menjadi primadona. (whery/Fot:Rica

Tips Memilih dan Mengolah Kayu

Kayu memiliki aneka jenis dan karakter. Perlakuan terhadapnya mirip. Mau tahu?

Kayu memiliki karakter unik. Beberapa hal bisa jadi pedoman menggunakan kayu sebagai elemen bangunan.

  • Pastikan kayu yang digunakan memiliki kadar air serendah mungkin. Kandungan air yang tinggi akan menjadikan kayu rentan muai, susut, ataupun retak.
  • Pilihlah kayu yang tidak memiliki mata kayu. Mata kayu rentan retak dan membuat kayu mudah patah.
  • Lakukan proses finishing. Hal ini penting agar kayu terlindung dari cuaca. Jika ingin mengeskpos tekstur urat kayu, gunakan pelitur atau cat coating transparan sebagai finishing.
  • Jika kayu bukan dari golongan kayu keras, hindari memaku kayu menggunakan sistem tembak. Sistem ini menjadikan kayu pecah. Jika terdapat retak, maka pakulah kayu secara perlahan. Jangan memaku pada mata kayu, karena akan berakibat kayu retak dan pecah. (whery/Fot:Richard)

Sunday, September 13, 2009

Memilih Kayu Sebagai Sekat Ruang

Partisi atau kisi-kisi telah lama difungsikan sebagai batas penegas antar ruang. Melihat fungsi estetika, partisi kayu memberi tampilan yang lebih enak dipandang.

Partisi kayu utuh atau gelondongan dapat memberi kesan yang alami. Dipasang berjajar dengan jarak yang seragam dapat menghasilkan kisi-kisi yang indah. Pola garis vertikal atau horisontal dapat saja diterapkan, tergantung kebutuhan.

Partisi dari kayu gelondongan, dolken misalnya, lebih tepat diaplikasikan pada ruang luar. Bentuk kayu yang bulat utuh, melengkung pada beberapa bagian, memberi kesan unik. Kayu olahan tak kalah cantik. Banyak dipakai untuk sekat interior, kayu olahan dapat menghasilkan beragam pola. Mulai dari kotak, kolom, ataupun garis. Dengan beragam pola, batas antar ruang terasa lebih tegas.

Penting pula diperhatikan adalah jenis kayu. Pemasangan pada eksterior dan interior berdampak pada pemilihan jenis kayu. Eksterior, sebaiknya menggunakan jenis kayu keras, macam jati, damar laut, dan merbabu. Hal sebaliknya untuk interior, tidak perlu kayu keras. Cukup pakai kayu kamper yang harganya relatif murah. (whery, tri)

Dinding Kaca, Cara Efektif Memperluas Ruang

Kaca tersedia dalam dua jenis, bening tembus pandang dan cermin. Keduanya memberikan efek lapang pada ruang.

Keunggulan yang ditawarkan oleh material kaca, tidak lantas mudah pengaplikasiannya. Pelapis dinding berbahan kaca, butuh keahlian khusus dalam pemasangan. Menjamin akan presisi, kerapian dan keamanan, jadi tugas tukang yang berpengalaman.

Kaca umumnya tersedia dalam dua jenis. Kaca bening tembus pandang dan kaca cermin. Jenis kedua jelas memberikan efek pantul dan mengesankan lapang pada ruang.

Tebal yang layak digunakan jenis kaca bening adalah 5-18mm. Jenis dari kaca bening antara lain tempered, sandblast, dan laminate. Ukuran standar kaca 120x240cm. Namun kita dapat memesannya dengan ukuran yang lebih kecil.

Pemasangan kaca yang paling banyak dipakai menggunakan dudukan karet dan sealant (lem perekat). Kaca dipasang tepat di cerukan dinding. Cara lain dengan sistem dinabolt (sejenis mur-baut). Cara kedua jarang digunakan karena cukup rumit. Membutuhkan struktur tambahan untuk menahan bingkai kaca jadi alasannya.

Berbanding terbalik dengan pemasangan. Justru perawatan dinding kaca sangat mudah. Cukup dengan cairan pembersih kaca, atau bahkan kertas koran yang dibasahi air. Mudah bukan?

5 Model Plafon Kreatif

Plafon unik bukan hanya sekadar gaya. Selain fungsi, penyelarasan dengan tema ruangan wajib diperhatikan. Plafon tidak hanya dihasilkan dari material biasa. Material alternatif seperti glass block, fiber, gedek, bahkan dak beton membuat tampilan lebih aktraktif. Ide-ide berikut bisa menjadi inspirasi baru bagi Anda.

Glass block - Meski bukan unsur yang dapat bediri sendiri, glass block dapat jadi bagian plafon ruangan. Aplikasi disatukan dengan konstruksi rangka atap dak beton. Pola yang dihasilkan dari glass block beragam. Pola kotak simitris atau yang lain, dapat menjadi unsur dekoratif ruang. Secara fungsional glass block sebagai jalan masuk cahaya.





Fiber - Material ini bersifat transparan, meski ada juga yang buram. Banyak digunakan sebagai penutup atap. Berfungsi memendarkan cahaya. Terbuat dari serat plastik, dan biasa dijual dalam bentuk lembaran beraneka ukuran.








Gedek - Material ini dahulu banyak digunakan sebagai dinding rumah. Terbuat dari anyaman bambu. Tersedia dalam ukuran besar 3mx3m. Termasuk ke dalam material ringan untuk plafon.








Kain - Fungsi material ini hanya lebih sebagai aksen. Pengaplikasian yang salah memungkinkan kain robek atau rusak. Material kain dapat dipasang untuk penutup kubah.







Dak Beton - Sering kita temui dak beton hunian dibiarkan tanpa pelapis lain. Dengan mengekspos beton justru memberi kesan unik. Kesan unik muncul sebagai efek proses pengecoran. Efek ini bisa dihasilkan dari material dasar bekisting cor-coran.

Merah Putih di Kamar Mandi

Kamar mandi modern di dominasi warna putih. Warna merah sebagai aksen, hadir dalam bentuk mozaik, sebagai bingkai pada cermin di dinding.

Bergaya modern, kamar mandi ini tampak lapang. Putih menjadi pembias dan mengesankan luas. Namun, putih tidak dibiarkan sendiri. Unsur warna merah dihadirkan untuk menghilangkan kesan hambar.

Merah tersaji dalam tiga wujud berbeda. Lantai keramik merah (lebar 10cm) sebagai lis di lantai. Begitu pula pada dinding, merah juga menjadi lis berbentuk persegi. Namun kali ini materialnya dari keramik mozaik. Lis mozaik disusun rapi bak pembesaran bingkai cermin.

Unsur merah yang juga menjadi elemen percantikan adalah pada bingkai cermin. Terletak tepat di atas wastafel berdesain modern, bingkai merah menjadi penyeimbang. Material dasar bingkai cermin ini terbuat dari kayu. Teksturnya rata, motifnya batu alam.

Meja Kerja Gaya Chinoseri

Meja kerja di dalam kamar tidur mulai banyak diaplikasikan. Lokasinya tak harus khusus. Pojok kamar pun dapat disulap menjadi meja kerja. Tema klasik bisa jadi pilihan.

Chinoseri merupakan salah satu aplikasi dari gaya klasik. Gaya ini bercirikan dominasi aplikasi warna emas. Material finishing gold jadi andalan.
Teknik penataan ini awalnya dimulai di Cina.

Meski dominan warna emas, penataan gaya Chinoseri ini tidak menggunakan warna emas pada keseluruhan ruang. Beberapa elemen bisa menggunakan warna berefek karat, atau guratan-guratan kayu.


Pada sudut kamar tidur ini, sebuah meja kerja gaya chinoseri ditempatkan. Meja berwarna keemasan. Kesan klasiknya juga masih terlihat jelas.Aksesori pendukungnya pun disesuaikan untuk menghasilkan penataan yang indah dan rapi.

(tik_whery,fot_surai{premier mansion, pluit_design forum})

Paduan Klasik Modern di Ruang Keluarga

Anggota keluarga dapat berkumpul bersama di ruang keluarga, merupakan sesuatu yang menyenangkan. Ruang keluarga semakin hangat dengan canda gurau ayah, ibu dan anak-anak mereka.

Ruang keluarga ini didominasi elemen berwarna tanah, mulai dari warna cokelat tanah, hingga cokelat muda (krem). Dari penampilannya, ruang ini menerapkan gaya penataan klasik dan modern.

Selain warna, ada beragam ciri yang membuat ruang keluarga bersuasana klasik dan modern. Misalnya, profil pada furnitur. Pada salah satu single chair, ada profil menghias sandaran tangan. Kombinasi warnanya, cokelat dan emas. Keberadaan profil dan paduan elemen warna cokelat dan emas itu menjadi penanda aplikasi elemen klasik.

Unsur hitam menjadi penanda bahwa ruang ini ingin menghadirkan nuansa modern. Aplikasi warna hitam ini terlihat pada meja berbahan kayu. Ada juga beberapa aksesoris berwarna hitam lain yang ditempatkan di sana. Misalnya, bantal beludru bermotif bunga mawar dan meja panjang di bawah televisi.(tik_whery,fot_surai{premier mansion, pluit_design forum}

Monday, August 31, 2009

Master Bedroom Tropis-Modern


Master bedroom menjadi kebanggaan. Khususnya bagi pasangan muda. Hasil kreasi sang istri menjadikan padu padan hijau tampil dominan.


Rumah modern identik dengan gaya minimalis. Namun demi menghadirkan sesuatu yang tidak biasa, jadilah master bedroom bergaya chic tropical. Hijau tampil pada dinding, berornamen bambu ala China. Tampak segar dengan paduan tirai hijau cokelat pada bukaan. Tak lupa bantal berwarna senada, jadi penghias ranjang.

Desainer interior ruang ini, terinsipirasi akan pasangan muda berlatar belakang seniman yang ingin menghadirkan suasana sejuk nan artisitik. Sang istri yang pelukis, menata ruangan dengan apik. Hasilnya ruangan sedikit centil, bergaya tropis dan modern. (tik_Whery, fot_Rai)

Tuesday, August 18, 2009

Laporan Lampau

Penghisap Debu Berteknologi Cyclonic System

Jakarta - Pekerjaan paling menyita waktu di rumah adalah bersih-bersih. Orang dapat menghabiskan waktu seharian hanya untuk bersih-bersih.

Memahami kondisi yang tidak menyenangkan itu, kamis (5/6), Electrolux memperkenalkan Ergorapido. Alat pembersih debu generasi kedua.Ergorapido memanfaatkan teknologi hisap terbaru Cyclonic System. Teknologi ini memungkinkan mesin vacum memutar udara di dalam penampung debu.

"Perputaran bertujuan memisahkan debu besar dan kecil, hingga filter tidak mudah tersumbat", ujar Lanny Kurniawan, Marketing Manager PT. Electrolux Indonesia.

Selain teknologinya, Ergorapido punya kelebihan lain. Vacum cleaner generasi kedua Electrolux ini memiliki filter 50% lebih besar, tidak bising, mudah dibawa kemana-mana karena bentuk ramping dan bobot yang ringan.

Ergorapido terdiri dari dua bagian. Yang berbentuk kecil difungsikan sebagai penghisap debu di meja, kursi, dan lainnya. Sedangkan yang berbentuk besar, menyerupai tongkat, berfungsi untuk membersihkan lantai. Keduanya build in dalam satu barang tetapi menghadirkan dua fungsi berbeda.

Electrolux merupakan pemimpin di pasar Indonesia khusus untuk produk penghisap debu. Penguasaan pasar untuk produk vacum cleaner di Indonesia mencapai 30%. Dan diharapkan dengan Ergorapido ini presentasenya akan meningkat. Perihal tersebut diungkapkan oleh Santa Nicolaus, General Manager Floor Care, Electrolux South East Asia.

"Diharapkan Ergorapido menjadi salah satu icon Electrolux grup dan sukses di pasaran. Setelah sebelumnya juga sukses di 43 negara," kata Santa Nicolaus. (Whery, Foto: Whery)

Alat Pembersih Debu Berdaya Kecil

Teknologi hadir dengan beragam manfaat. Namun ada dampak yang juga ditimbulkan. Bagi vacum cleaner, permasalahan yang sering muncul adalah daya listrik yang besar. Tapi kini hadir pembersih debu dibawah 200 watt.

Banyak hunian di Indonesia tidak memiliki daya listrik yang cukup besar. Rata-rata 1.300 watt. Maka pamakaian alat rumah tangga berdaya besar dipakai segara bergiliran.Waktu membersihkan rumahpun menjadi semakin panjang.

Vacum cleaner generasi awal berdaya tinggi, mencapai angka 2.000 watt. Tentu tidak mungkin digunakan pada rumah dengan daya listrik 1.300 watt. Kini vacum cleaner-pun ada yang berdaya kecil. Berada dibawah 200 watt. Sungguh hemat bukan.

Adalah Electrolux salah satu produk vacum cleaner berdaya rendah. Dengan kekuatan 5.6 V/12A, vacum cleaner generasi baru ini mampu menghisap debu dengan luas maksimal 80 meter persegi. Lama pemakaian penghisap debu ini tergantung dari power yang digunakan. Pada power tingkat satu, penghisapan dapat dilakukan selama 15-20 menit. Jika power ditingkatkan, usia baterai untuk membersihkan ruangan hanya 10 menit.

Keterbatasan waktu ini didapat karena vacum cleaner memakai sistem batere re-charge. Namun setelah habis, baterai dapat diisi kembali. Secara keseluruhan daya tahan baterai vacum cleaner mirip seperti handphone. Dua sampai tiga tahun. Setelah itu kekuatan baterai tidak lagi optimal. (tik,fot_Whery)

Ruang Baca Bergaya Klasik Amerika

Penambahan kursi baca pada sudut ruangan dapat menyegarkan suasana. Gaya klasikpun dapat diaplikasikan untuk menciptakan suasana anggun.

Sudut ruang ini difungsikan sebagai ruang membaca.
Suasananya bernuansa klasik. Konsep tata interiornya bertema klasik Amerika yang mengacu pada gaya abad pertengahan di Britania.

Sebenarnya ada banyak gaya klasik dapat ditampilkan. Gaya klasik Amerika dipilih karena gaya penataan ini kini sedang digemari. Suasana macam ini dihasilkan dari inspirasi Great Library di Britania. Suasana ruang pun menjadi hening dengan pemilihan warna cokelat dan warna gelap lainnya.

Banyak sudut ruang kerja bertema klasik terasa tak bernyawa karena kekurangan unsur cahaya. Pada ruang ini tambahan cahaya diberikan oleh lampu sudut yang diletakkan dibelakang sofa baca, berdampingan dengan jam klasik Grandfather clock Howard Miller di pojok ruang.

Furnitur pengisi ruang ini berupa sofa yang dilengkapi dengan bantal empuk. Sofa duduk ini nyaman karena dimensi dan ergonominya sangat pas untuk aktivitas membaca. Penambahan tiga bantal cokelat berbentuk kotak dan bola juga mempermanis sudut.(tik_Whery, fot_Hendra Nizwar, Da Vinci Indonesia)

Kursi Panjang Pengisi Ruang

Sisi kamar anak yang tidak terpakai dapat difungsikan sebagai ruang duduk. Misalnya pada sisi bawah jendela. Sebuah bench sepanjang lebar jendela dapat membuat ruang menjadi maksimal.

Tambahan bench di bawah jendela menjadikan fungsi kamar anak lebih maksimal. Selain tempat tidur, anak jadi memiliki alternatif tempat duduk atau tidur.

Bench atau kursi persegi sepanjang 80cm pada kamar ini diaplikasikan untuk tujuan pemanfaatan ruang sisa. Awalnya hanya sekadar itu, namun setelah jadi, efek yang ditumbulkannya cukup besar. Kursi bisa menjadi tempat santai. Bagian bawahnya, dapat dipergunakan sebagai ruang penyimpanan.

Sebagai tambahan, kursi juga dibuat selaras dengan tampilan utama ruang. Warna dan motif kain pelapisnya disesuaikan dengan warna dan motif ranjang serta bed cover-nya.
(tik_Whery, fot_Hendra Nizwar, Da Vinci Indonesia)

Kamar Anak Beranjang Diagonal

Kamar anak hadir sebagai perwakilan keceriaan. Ini terlihat dari warna dan penataan yang meriah.
Salah satu wujud cinta orang tua hadir dalam bentuk kamar anak. Nuansa keceriaan jadi sifat dominan yang sering ditampilkan pada kamar anak. Sifat ini dicerminkan ke dalam layout dan warna interiornya.

Pada kamar anak ini, ranjang diletakkan pada sumbu diagonal ruang. Fungsinya sebagai sentral kegiatan pada ruangan. Dengan adanya ranjang yang melintang di tengah ruangan ini, anak dapat menjadikan ranjang sebagai pusat kegiatan. Ia dapat bermain di atas ranjang. Memilih pakaian pun lebih muda, karena lemari pakaian ada di dekat ranjang, dan pilihan pakaian dapat di gelar di atas ranjang.

Nuansa ceria diwujudkan dengan pemilihan motif dan warna furnitur serta aksesorinya. Warna merah muda yang lembut menjadi warna dominan. Sementara aksen bunga menjadikan ruang semakin berkesan feminin. (tik_Whery, fot_Hendra Nizwar, Da Vinci Indonesia)

Jenis Sistem Sel Surya

Sel surya hadir dengan beragam sistem. Merupakan energi alternatif pengganti fosil. Cocok diaplikasikan di wilayah kaya akan sinar matahari.

Sistem dari sel surya diterapkan berdasarkan tingkat kebutuhan. Di mulai dari yang sederhana hingga sistem fotovoltaik. Berikut ini ada contoh jenis sistem sel surya:

Pertama, Sistem termal tenaga surya kecil. Rancangan sistem ini dibuat sederhana. Secara mudah dapat digunakan oleh setiap orang. Sistem ini mendukung penyediaan air panas di dapur. Mengurangi penggunaan listrik sehingga dapat menghemat biaya.

Kedua, Sistem termal tenaga surya besar. Banyak digunakan di hotel. Sebagai penyedia pengadaan air panas untuk kolam renang dan shower.

Ketiga, Sistem fotovoltaik (island) stand alone. Sistem ini menjamin ketersediaan pasokan listrik darurat untuk peralatan elektronik seperti komputer atau ruang server. Jenis sistem island juga sering digunakan pada perawatan kesehatan utama di rumah sakit. Juga sebagai backup sistem listrik rumah tangga.

Keempat, Sistem fotovoltaik tersambung dengan jaringan (photovoltaic grid-connected). Dengan modul surya amorf, dapat memberikan hasil yang lebih baik. Juga menambah energi ke dalam sistem pasokan listrik regional. (tik_Whery)